KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PADA KOMUNITAS PERCA (STUDI FENOMENOLOGI)
DOI:
https://doi.org/10.24329/jurkom.v2i1.51Keywords:
Komunikasi Antar Budaya; Pasangan; PerkawinanAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk melihat komunikasi antar budaya yang terjadi dalam pasangan yang tergabung dalam komunitas PerCa Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan fenomenologi komunikasi sebagai dasar penelitian. Komunitas PerCa merupakan komunitas yang beranggotakan pasangan dengan kewarganegaan yang berbeda. Perbedaan budaya yang ada dalam komunitas pasangan suami istri bukan menjadi hal terpenting dalam komunikasi melainkan sikap untuk saling memahami dan menerima. Kemampuan inilah yang seringkali dilakukan oleh pasangan dan menjadikan kebiasaan. Penelitian ini juga melihat bahwa komunikasi budaya yang terjadi diantara pasangan tersebut menimbulkan sebuah komunikasi transaksional, Selain itu muncul juga sebuah budaya baru yang dihasilkan. Budaya baru tersebut terbentuk karena budaya dari salah satu pasangan menjadi lebih dominan, hal tersebut tidak mempengaruhi relasi yang terjadi diantara mereka.
References
Bogdan, R & Biklen S. 1992, Qualitative Research for Education. Boston,MA: Allyn and Bacon
Cresswell, J. 1998. Research Design Qualitative & Quantitative Approach. Thousand Oaks, CA: Sage Publication
Dodd, Carley H, 1998. Dynamics of Intercultural Communication (Fifth Edition). USA: The McGraw-Hill Companies, Inc
Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta
Lindlof, Thomas R., 1995, Qualitative Communication Research Methods, Sage Publications, California USA.
Littlejohn, Stephen W., 1996, Theories of Human Communication, fifth edition, Wadsworth Publishing Company, Belmont California
Mohammad Shoelhi, 2015. Komunikasi Lintas Budaya, Bandung: Rekatama Media
Moleong, L.J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Deddy dan Rakhmat Jalaluddin, 2005, Komunikasi Antarbudaya, Bandung, Rosdakarya
Patel, Fay, et al. 2011. Intercultural Communication (Building a Global Community). London: Sage Publication
Sudjarwo. (2001). Metodologi Penelitian Sosial. Bandung: Mandar Maju.
Sugiono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Syaiful Rohim, 2009. Teori Komunikasi Perspektif, Ragam, Aplikasi, Jakarta: Rineka Cipta
Verderber, Rudolph F., dan Kathleen S. Verderber, 1998. Inter-Act Using Interpersonal Communication Skill (Eight Edition). California: Wadsworth Publishing Company
Jurnal
Hadawiyah, Komunikasi Antarbudaya Pasangan Beda Etnis (Studi Fenomenologi Pasangan beda Etnis Suku Sulawesi – Jawa di Makassar), Jurnal Lentera Komunikasi, Vol 2 no 1 Agustus 2016, ISSN 2442-2991
Rostini Anwar, Hafied Cangara, Rintangan Komunikasi Antar Budaya Dalam Perkawinan Dan Perceraian Etnis Jawa Dengan Papua Di Kota Jayapura (Suatu Strategi Manajemen Konflik Dalam Hubungan Interpersonal Pasangan Suami Istri), Jurnal Komunikasi Kareba, Vol 5 no 2 Juli - Desember 2016, ISSN 2528-2891
Website
http://data.jakarta.go.id/dataset/data-jumlah-penduduk-asing-sementara-di-dki-jakarta/resource/feb91f02-a8cb-4252-bd87-97c3ba7015c7
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain the copyright and grant the journal the right of first publication of the work, simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










