PERILAKU KOMUNIKASI DAN MAKNA SAMAWA PADA PASANGAN MENIKAH MELALUI TA’ARUF

Authors

  • Kholistiani Puspadina Hapsa Program Studi Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran
  • Uud Wahyudin Program Studi Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran
  • Duddy Zein Program Studi Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.24329/jurkom.v2i1.48

Keywords:

Fenomenologi; Ta’aruf; Sakinah Mawadah Warahmah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif, pengalaman dan perilaku komunikasi, serta makna sakinah, mawaddah, warahmah pada pasangan yang menikah melalui proses ta’aruf. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat hal yang menjadi motif seseorang menikah melalui ta’aruf. (1) Pengaruh lingkungan sekitar, (2) tidak ingin terkena dampak buruk berpacaran, (3) ingin memperoleh kebaikan, (4) ingin mendapatkan keberkahan pernikahan. Sebelum menikah, komunikasi antara laki-laki dan perempuan yang berta’aruf didampingi oleh mediator. Setelah menikah, komunikasi dilakukan untuk menghidupkan suasana dalam rumah tangga serta untuk mengatasi konflik. Sakinah dimaknai sebagai ketenangan yang muncul dari rasa saling percaya, saling mengingatkan, saat berkumpul dengan keluarga dan kondisi dimana keimanan meningkat. Mawaddah diartikan sebagai bentuk pembuktian, usaha memberikan yang terbaik, perasaan yang hanya diberikan untuk Allah, pengorbanan, serta kebersamaan. Sedangkan warahmah dimaknai sebagai upaya menjauhkan keluarga dari neraka, bentuk perhatian, rasa nyaman, serta mau menerima apa adanya.

References

Buku:
Az-Zahra, Q. A. (2014). Ya Allah Aku Jatuh Cinta. Jakarta: PT Elex Media.
DeVito., J. A. (2011). Komunikasi Antarmanusia. Tangerang: Karisma Publishing Group.
Gerungan. (2004). Psikologi Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.
Kuswarno, E. (2009). Metodologi Penelitian Komunikasi Fenomenologi: Konsepsi, Pedoman,dan Contoh Penelitian. Bandung: Widya Padjadjaran.
Lubis, A. R. (2015). Halaqah Cinta : Follow Your Prophet, Find Your True Love. Jakarta: Qultum Media.
Morissan. (2013). Teori Komunikasi : Individu Hingga Massa. Jakarta : Kencana Prenadamedia Group.
Muhajir, I. (2018). Menjadi Khalifah Allah yang Memperbaiki. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sugiyono. ( 2009). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta.
Syarif, B. (2011). Menyingkap Rahasia Pacaran. Solo: PT Era Adicitra .
West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi : Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika.

Skripsi, Tesis, Laporan Penelitian:
Nurfitriani, P. (2014). Skripsi Manajemen Komunikasi Universitas Padjadjaran. Pengalaman Komunikasi Interpersonal Pasangan yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf.
Sofian, F. A. (2013). Tesis Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran. Makna Komunikasi Keluarga Bagi Wanita Karir di Kota Bandung.

E – Journal:
Diani, M. R. (2015, November 2016). Intimate Relationship pada Pasangan Ta'aruf. Diambil dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/viewFile/8341/8107

Sumber lainnya:
Fenilia, S. (2012). Proses Ta'aruf Pasca Menikah pada Pasangan Kader Partai Keadilan Sejahtera: Diambil dari http://digilib.unila.ac.id/13012/19/SKRIPSI%20%20SUKMA%20FENILIA.pdf

Downloads

Published

2019-02-15