Komunikasi Partisipatif Berbasis Gender pada Relawan Perempuan Juru Pemantau Jentik

  • Sofia Aunul Universitas Mercu Buana
  • Riswandi Riswandi Universitas Mercu Buana
  • Fitrie Handayani Universitas Bina Nusantara
Keywords: Keywords: participatory communication, women, jumantik, Partisipatory Communication, Women, Jumantik

Abstract

Perempuan sebagai bagian dari masyarakat mempunyai partisipatif aktif dalam pembangunan seperti penentuan perencanaan pembangunan sampai pada proses evaluasi hasil dari partisipatif mereka dalam pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan yang dirasakan. Salah satu wujud implementasi tersebut adalah dengan menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Penelitian ini bertujuan mengetahui komunikasi partisipatif berbasis gender relawan Jumantik dalam kaitannya menjaga dan memberantas jentik nyamuk di lingkungan RW 09 Kelurahan Petukangan Utara Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara dan observasi untuk mendapatkan data. Hasil penelitian didapatkan bahwa partisipatif perempuan dalam komunikasi partisipatif sebagai sukarelawan Jumantik merupakan kesadaran untuk dapat menjaga lingkungan mereka. Bentuk komunikasi partisipatif yang digunakan berdasarkan model multi-track—monologis, dialogis dan kombinasi.  Partisipasi perempuan dalam pengawasan lingkungan program Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN) juga turut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka yang pada akhirnya pengetahuan dan keterampilan tersebut tidak hanya mereka sendiri rasakan namun juga lingkungan masyarakat di mana mereka tinggal.

References

Ainiyah, N. (2016). Peran Komunikasi Kelompok Berbasis Gender. Muwazah, 8(2), 224–243. Retrieved from http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/ view/757/1131
Aminah, S. (2016). The Application of Participatory Communication in the Implementation of Small Farmers Empowerment Program. Jurnal Bina Praja, Vol. 08, pp. 135–148. https://doi.org/10.21787/jbp.08.2016.135-148
Asteria, D., Brotosusilo, A., & Apriana, I. W. A. (2018). The Role of Women As Environmental Activist in Resolution of Environmental Conflicts for Sustainability of City. KnE Social Sciences, 3(10), 174. https://doi.org/10.18502/kss.v3i10.2911
Febrinastri, F. (2019). Gawat! DKI Jakarta Dilanda DBD, Ini Pencegahannya... Retrieved from https://www.suara.com/news/2019/03/15/160515/gawat-dki-jakarta-dilanda-dbd-ini-pencegahannya
Hadiyanto. (2008). Komunikasi Pembangunan Partisipatif: Sebuah Pengenalan Awal. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 6(2), 81–88. https://doi.org/10.29244/jurnalkmp.6.2.%p
Kriyantono, R. (2014). Teknik Praktis Riset komunikasi. Jakarta: Prenada Media.
Kusumadinata, A., Sarwoprasodjo, S., & Purnaningsih, N. (2012). Analisis Komunikasi Partisipasi Dalam Penyelenggaraan Program Perbaikan Gizi Masyarakat (Studi Kasus Pada Kelompok Gizi Masyarakat Pulokerto Kota Palembang). Jurnal Komunikasi Pembangunan, 10(2), 247150. https://doi.org/10.29244/jurnalkmp.10.2.
Morissan, Wardhani, A. C., & Umarella, F. H. (2012). Metode penelitian survey. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Nurjanah, Firdaus, M., & Awza, R. (2020). Model Pengelolaan Komunikasi Berbasis Pemberdayaan Ekonomi di Kawasan Pariwisata Rupat Utara. Jjurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 3(2), 239–253. https://doi.org/https://doi.org/10.24329/jurkom.v3i2.162
Pratamawati, D. A. (2012). Peran Juru Pantau Jentik dalam Sistem Kewaspadaan Dini Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Kesmas: National Public Health Journal, 6(6), 243. https://doi.org/10.21109/kesmas.v6i6.76
Rinawati, R. (2004). Partisipasi Wanita dalam Pembangunan (Kajian Gender mengenai Partisipasi Wanita dalam Pembangunan Partisipatif melalui Pemberdayaan Masyarakat). Mimbar, XX(3), 387–405. Retrieved from https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:e399ju96CA8J:https://media.neliti.com/media/publications/157253-ID-partisipasi-wanita-dalam-pembangunan.pdf+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id
Rinawati, R. (2006). Komunikasi dan Pembangunan Partisipatif. Mediator, 7(2), 175–184. https://doi.org/10.29313/mediator.v7i2.1285
Saleh, M. (2014). Partisipasi Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Meylan Saleh. 6. No. 2(Musawa), 236–259.
Satriani, I., Muljono, P., & Lumintang, R. W. . (2011). Komunikasi Partisipatif Pada Program Pos Pemberdayaan Keluarga. Komunikasi Pembangunan, 9(2), 17–27.
Servaes, J., & Malikhao, P. (2005). Participatory communication: The new paradigm. … Change. Rethinking Communication. Retrieved from http://biblioteca.clacso.edu.ar/subida/uploads/FTP-test/clacso/coediciones/ 20100824064944/09Chapter5.pdf
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Bandung: CV Alfabeta.
Suharsono. (2020). Komunikasi Interpersonal Pokdarwis dalam Meningatkan Kualitas Pelayanan Homestay ( Studi kasus pada komunitas pengelola homestay di Pulau Untun Jawa , Kepulauan Seribu ). Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 3(4), 161–176. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.38194/jurkom.v3i2.158
Suwarto, Widodo, S., Samingan, & Tamri. (2017). Penyuluhan DBD Terhadap Kader Jumantik Rw 09/13 Kecamatan Cipayung Dan Cilangkap Jakarta Timur. Penyuluhan DBD Terhadap Kader Jumantik Rw 09/13 Kecamatan Cipayung Dan Cilangkap Jakarta Timur, 1(1), 24–39.
Syarah, M. M. (2016). Pendekatan komunikasi partisipatori dalam penanggulangan penyakit di kalangan masyarakat miskin. Prosiding Seminar Nasional Komunikasi 2016, VII(September), 447–457.
Tufte, T., & Mefalopulos, P. (2009). Participatory communication: A practical guide. Retrieved from https://openknowledge.worldbank.org/handle/10986/ 5940+&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id
Yuliani, P. A. (2019). Dinkes DKI Canangkan Satu Kader Jumantik Per RT. Retrieved from https://mediaindonesia.com/read/detail/212535-dinkes-dki-canangkan-satu-kader-jumantik-per-rt
Published
2021-02-25
Section
Articles